Setelah Tuhan Yesus pergi, orang beriman yang taat kepada Tuhan dari berbagai denominasi dan sekte-sekte menantikan kembalinya Tuhan Yesus, "Karena sama seperti kilat datang dari arah timur dan bersinar ke arah barat, demikianlah kedatangan Anak Manusia kelak" (Mat. 24:27). Bagaimana caranya Tuhan akan datang? Kita harus melakukan apa agar bisa menyambut kedatangan Tuhan, mari kita menyelidiki Kilat dari Timur!
Film Rohani Kristen Terbaru | MANISNYA MASA SULIT | Penganiayaan Dan Kesulitan Menyempurnakan Pemenang - Trailer
Orang Kristen Han Lu diawasi dan dilacak oleh petugas kepolisian PKT, yang akhirnya menangkap mereka. Petugas kepolisian PKT telah menyiksa Han Lu dengan brutal dan mereka juga memakai rumor untuk mencuci otaknya, menyuruh anggota keluarganya untuk mendesaknya dan cara keji lainnya untuk mengancamnya agar menyangkal, dan mengkhianati Tuhan. … Di bawah bimbingan firman Tuhan, dia telah bertahan melewati banyak interogasi di bawah siksaan, dan telah menyangkal dengan tegas banyak rumor dan kepalsuan dari PKT. Di antara masa getir penganiayaan PKT, testimoni yang indah, dan bergema telah dibuat ...
Film Rohani | JANGAN MENCAMPURI URUSANKU(2)Apakah Menerima Injil Kedatangan Yesus Kristus Untuk Kedua Kalinya Adalah Sebuah Kemurtadan?
Dalam Alkitab, Paulus berkata: "Aku heran betapa cepatnya engkau berpaling dari Dia yang memanggil engkau kepada kasih karunia Kristus dan beralih kepada injil lain" (Galatia 1:6). Pastor dan penatua salah menafsirkan kata-kata Paulus ini, dan menyalahkan semua orang yang menerima Injil kedatangan Tuhan Yesus untuk kedua kalinya, mengatakan bahwa ini akan menjadi kemurtadan dan akan mengkhianati Tuhan. Oleh karena itu, beberapa orang percaya kehilangan kesempatan untuk menyambut Tuhan, karena mereka telah ditipu. Jelaslah bahwa mendapatkan pemahaman yang jelas tentang makna sebenarnya dari teks ini sangat penting bagi kita untuk menyambut kembalinya Tuhan. Jadi apa arti sebenarnya dari bagian Kitab Suci ini? Apakah menerima Injil kedatangan Tuhan Yesus untuk kedua kalinya adalah sebuah kemurtadan?
Bacaan Firman Tuhan "Hanya Kristus Akhir Zaman Yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup Yang Kekal"
Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Kristus akhir zaman membawa kehidupan, dan membawa jalan kebenaran yang abadi dan tidak berkesudahan. Kebenaran ini adalah jalan yang memungkinkan manusia memperoleh kehidupan, dan satu-satunya jalan untuk manusia mengenal Tuhan dan menjadi berkenan di hadapan Tuhan. Apabila engkau tidak mencari jalan kehidupan yang disediakan Kristus akhir zaman, engkau tidak akan pernah berkenan di hadapan Yesus, dan tidak akan pernah memenuhi syarat untuk memasuki gerbang kerajaan surga, karena engkau sekalian adalah boneka dan tawanan sejarah. Mereka yang dikendalikan oleh peraturan-peraturan, oleh pesan tertulis, dan terbelenggu oleh sejarah tidak akan bisa memperoleh kehidupan, dan tidak akan pernah mendapatkan jalan hidup yang kekal. Itu terjadi karena mereka hanya memiliki air keruh yang tidak mengalir selama ribuan tahun, dan bukan air kehidupan yang mengalir dari takhta."
Film Rohani Kristen "MOMEN PERUBAHAN" Diangkat Ke Kerajaan Surga - Edisi Dubbing
SuMingyue adalah seorang pengkhotbah dari sebuah gereja rumah Kristen di daratan Tiongkok. Dia selalu merasa bahwa hanya percaya kepada Tuhan sudah cukup untuk disebut benar dan diselamatkan oleh kasih karunia. Meskipun kita masih terus berdosa, dosa-dosa kita telah diampuni oleh Tuhan, citra kita akan langsung berubah menjadi kudus dan kita akan dibangkitkan ke dalam kerajaan surga ketika Tuhan datang. Namun demikian, beberapa rekan kerjanya menanam benih keraguan. Dikarenakan kita masih berdusta dan terus berdosa, dapatkah kita benar-benar dibangkitkan ke dalam kerajaan surga? Dalam hatinya, SuMingyue merasa bingung. Pada akhirnya, melalui debat dan komunikasi dengan para pengkhotbah Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, SuMingyue menemukan satu-satunya jalan untuk masuk ke kerajaan surga ...
Film Rohani Kristen | JALAN MENUJU KERAJAAN SURGA PENUH BAHAYA | Tuhan Adalah Ketergantungan Saya - Trailer Dubbing
Christian Zhong Xin is a preacher in a house church in mainland China. He leads his brothers and sisters to investigate the true way and determines that Almighty God is the return of the Lord Jesus. However, some are perplexed by the CCP government's and religious circle's mad resistance to and condemnation of The Church of Almighty God. By reading the words of Almighty God, and by listening to the fellowship of witnesses from The Church of Almighty God, they understand the root cause of mankind's defiance of God, they see clearly why the road to the kingdom of heaven is full of hardships, and they come to have discernment about the truth-hating, God-opposing essence of the CCP's satanic regime and the leaders of the religious world. At last, people such as Zhong Xin have resolutely accepted Almighty God's kingdom gospel.
Bacaan Firman Tuhan Yang Mahakuasa "Anji-janji Bagi Mereka Yang Telah Disempurnakan"
Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Mereka yang akan disempurnakan oleh Tuhan adalah orang-orang yang akan menerima berkat Tuhan serta warisan-Nya. Artinya, mereka memahami apa yang Tuhan miliki dan siapakah Dia, sehingga hal tersebut menjadi milik mereka di dalam diri mereka; mereka memiliki semua firman Tuhan yang ditempa ke dalam diri mereka; apa pun keberadaan Tuhan, engkau dapat menerima semuanya persis sama, dan dengan demikian hidup dalam kebenaran. Manusia seperti inilah yang disempurnakan dan dimenangkan oleh Tuhan."
dari "Janji-janji Bagi Mereka yang Telah Disempurnakan"
Film Pendek | KEBENARAN | Partai Komunis Tiongkok Adalah Dalang Dibelakang Kasus Zhaoyuan Pada 28 Mei
Pada tahun 2014, Partai Komunis Tiongkok semena-mena mengarang Peristiwa Zhaoyuan 5/28 yang terkenal di Provinsi Shandong untuk menciptakan opini publik untuk penindasan total terhadap gereja-gereja rumah, dan menyebarkan kebohongan secara global untuk mengutuk dan mencemarkan nama baik Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Akibatnya, beberapa pihak yang tidak tahu kebenarannya ditipu oleh propaganda Partai Komunis Tiongkok. Dalam program ini, beberapa keraguan besar seputar kasus ini akan terungkap untuk membedah kebohongan Partai Komunis Tiongkok satu per satu dan mengklarifikasi faktanya untuk Anda, dan benar-benar mengungkapkan kebenaran di balik Insiden Shandong Zhaoyuan di hadapan dunia.
Firman Tuhan "Sudahkah Engkau Sekalian Hidup Kembali?"
Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Jika orang ingin menjadi pribadi-pribadi yang hidup dan menjadi kesaksian untuk Tuhan serta diterima Tuhan, mereka harus menerima penyelamatan Tuhan. Mereka harus tunduk terhadap penghakiman dan hajaran-Nya, dan menerima pemangkasan serta penanganan Tuhan dengan senang hati. Hanya dengan cara inilah mereka bisa melakukan semua kebenaran yang diwajibkan oleh Tuhan, dan hanya dengan cara inilah mereka akan mendapatkan penyelamatan Tuhan serta menjadi manusia-manusia hidup yang sesungguhnya. Manusia yang hidup diselamatkan oleh Tuhan telah dihakimi dan dihajar oleh Tuhan. Mereka mau mendedikasikan diri dan dengan bahagia menyerahkan nyawa bagi Tuhan. Mereka juga rela mempersembahkan seluruh hidup mereka bagi Tuhan. Hanya saat manusia yang hidup menjadi kesaksian untuk Tuhan-lah Iblis bisa dipermalukan. Hanya orang-orang yang hidup yang bisa menyebarkan pekerjaan injil Tuhan, hanya orang-orang yang hidup yang mencari hati Tuhan, dan hanya orang-orang yang hidup yang merupakan manusia yang sesungguhnya."
Film Rohani | SIAPA YANG MENYALIBKAN TUHAN KEMBALI? | Orang Farisi Muncul Kembali Di Akhir Zaman - Edisi Dubbing
Gu Shoucheng adalah seorang pendeta di gereja rumah di Tiongkok. Dia telah bertahun-tahun percaya kepada Tuhan dan telah melayani secara konsisten lewat khotbahnya, serta telah memberitakan Injil di merata-rata tempat. Dia ditangkap serta dipenjara karena memberitakan Injil, dan dihukum selama 12 tahun. Setelah keluar dari penjara, Gu Shoucheng kembali bekerja di gereja. Namun, ketika Injil Tuhan Yang Mahakuasa sampai ke gereja Gu Shoucheng, dia sama sekali tidak mencari atau menyelidikinya, melainkan bersikeras mengandalkan gagasan dan konsepsinya sendiri untuk mengutuk pekerjaan Tuhan di akhir zaman, dan dia melakukan segala yang dia bisa untuk menyebarkan gagasan dan kesalahan guna mengganggu dan menghalangi orang-orang percaya untuk menerima jalan kebenaran. Khususnya setelah Gu Shoucheng membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa sehingga dia mengetahui bahwa firman itu benar-benar memiliki otoritas serta kuasa, dan bahwa siapa pun yang mendengarnya akan diyakinkan, dan ia menjadi sangat takut bahwa siapa pun jemaat gereja yang membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa akan menjadi percaya kepada-Nya. Dia takut bahwa status dan penghasilannya akan berakhir. Karena itu, dia mendiskusikan hal ini dengan Penatua Wang Sen dan yang lainnya di gereja tersebut dan memutuskan untuk menipu orang-orang dengan desas-desus yang digunakan oleh pemerintah Komunis Tiongkok untuk menyerang dan menghukum Tuhan Yang Mahakuasa. Gu Shoucheng dan Wang Sen berusaha sedaya upaya mereka untuk menyegel gereja serta menghalangi orang-orang menerima jalan kebenaran, dan mereka bahkan bekerja sama dengan rezim PKT yang jahat untuk menangkap dan menganiaya orang-orang yang bersaksi bagi Tuhan Yang Mahakuasa. Tindakan mereka sangat menyinggung watak Tuhan dan Tuhan mengutuk tindakan tersebut. Ketika Wang Sen sedang dalam perjalanan untuk menangkap beberapa orang yang menyebarkan Injil Kerajaan, dia mengalami kecelakaan mobil dan tewas di tempat kejadian. Gu Shoucheng hidup dalam ketakutan dan keputusasaan, dan juga dihantui rasa panik. Dia sering berkata kepada dirinya sendiri: "Apakah kutukanku terhadap Tuhan Yang Mahakuasa menyalibkan Yesus kembali?"
Film Rohani Kristen| TUJUH BELAS? PERSETAN KAU! | Kesaksian Kemenangan Bagi Penganiayaan Remaja Kristen - Trailer
Nak! Apa kau tahu, Partai Komunis itu ateis dan menentang keyakinan kepada Tuhan? Di Tiongkok, mana ada Tuhan yang bisa kauyakini? Di mana Tuhanmu ini?" "Jangan kira karena kau masih muda, kami akan lunak terhadapmu! Jika kau tetap percaya kepada Tuhan, kau akhirnya akan mati!" Dengan tongkat listrik tergenggam di tangan, polisi Komunis Tiongkok menyerbu pemuda yang babak belur ini. Nama pemuda ini Gao Liang, dan tahun itu usianya 17 tahun. Dia sedang dalam perjalanan pulang dari mengabarkan Injil bersama seorang saudara yang lebih tua, saat ditangkap oleh polisi Komunis Tiongkok. Polisi sama sekali tidak memberinya makan maupun mengizinkannya tidur selama tiga hari tiga malam. Mereka menginterogasinya, berusaha mendapatkan pengakuan darinya dengan paksaan, dan menyiksanya dengan kejam. Mereka bahkan menggunakan tongkat listrik untuk menyetrum dagu, kedua tangannya, dan alat vitalnya. Mereka berusaha memaksanya mengkhianati Tuhan dan memberi mereka informasi tentang pemimpin gereja dan sumber pendanaan gereja lewat ancaman. Ini termasuk mengancam akan menangkap kedua orang tuanya dan memerintahkan sekolah mengeluarkannya. Berhubung tidak mampu mencapai tujuannya, pemerintah Komunis Tiongkok menjatuhinya hukuman satu tahun pendidikan ulang melalui kerja paksa. Selama berada di penjara, Gao Liang tidak saja menanggung kewajiban kerja keras yang berlebihan, dia juga dipermalukan dan disiksa. Dalam penjara, Gao Liang mengalami situasi yang layak disebut neraka dunia. Sepanjang pemurnian yang menyakitkan ini, Gao Liang berdoa kepada Tuhan dan bersandar kepada-Nya. Firman Tuhan Yang Mahakuasa mencerahkannya untuk memahami maksud Tuhan. Firman itu memberinya iman dan kekuatan serta membimbingnya sehingga ia dapat melewati satu tahun hukuman penjara tersebut. Penganiayaan dan penangkapan oleh pemerintah Komunis Tiongkok tergurat dalam hati Gao Liang. Dia melihat dengan jelas dan sangat merasakan esensi jahat dari pemerintah Komunis Tiongkok dan permusuhannya terhadap Tuhan. Di dunia tempat kuasa Iblis memegang kendali, hanya Tuhanlah yang paling mengasihi manusia. Hanya Tuhanlah yang sanggup menyelamatkan manusia. Iman dan tekadnya untuk mengikut Tuhan pun semakin kuat. Gao Liang mengatakan bahwa ujian dan kesengsaraan ini merupakan harta berharga bagi pertumbuhan dan perkembangan hidupnya. Ini merupakan hadiah istimewa yang Tuhan berikan kepadanya di usianya yang ke-17 tahun ...
Video Kesaksian Kristen | Dokumenter Kronologis Penganiayaan Keagamaan di Tiongkok | Siapa Yang Memaksanya Ke Ujung Jalan - Edisi Dubbing
Sejak berkuasa di daratan Tiongkok tahun 1949, Partai Komunis Tiongkok tidak henti-hentinya dalam penganiayaannya terhadap keyakinan beragama. Partai Komunis Tiongkok dengan semena-mena menangkap dan membunuh orang-orang Kristen, mengusir dan memperlakukan dengan kejam misionaris yang melayani di Tiongkok, penyitaan dan pemusnahan Alkitab tidak terhitung banyaknya, penyegelan dan penghancuran gedung-gedung gereja, dan dengan sia-sia berusaha memusnahkan semua gereja rumah. Film dokumenter ini mengisahkan tentang Gao Yufeng, seorang Kristen yang tinggal di daratan Tiongkok, yang ditangkap oleh polisi PKT dan menjadi sasaran segala macam siksaan yang tak berperikemanusiaan yang pada akhirnya membawanya pada aksi bunuh diri di kamp kerja paksa hanya karena percaya kepada Tuhan dan melakukan tugasnya. Film ini sungguh menggambarkan siksaan keji dan penganiayaan tak berperikemanusiaan yang diderita oleh tahanan orang Kristen pasca penangkapan di bawah pemerintahan PKT yang jahat, memperlihatkan esensi setan kebencian PKT terhadap Tuhan dan pembantaian orang Kristen.
Bacaan Firman Tuhan Yang Mahakuasa "Keluhan Yang Mahakuasa" Penantian Kasih Tuhan
Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Umat manusia, yang meninggalkan persediaan kehidupan dari Yang Mahakuasa, tidak mengerti alasan mereka ada, tetapi takut akan kematian. Tidak ada dukungan, tidak ada bantuan, tetapi manusia masih enggan menutup mata mereka, menahan semuanya, memaksakan keberadaan mereka yang hina di dunia ini dalam tubuh yang tidak memiliki kesadaran jiwa. Engkau hidup seperti itu, tanpa harapan; dia ada seperti itu, tanpa tujuan. Di dalam legenda, hanya Yang Mahakudus-lah yang akan datang untuk menyelamatkan mereka yang mengerang dalam penderitaan dan sangat mendambakan kedatangan-Nya. Keyakinan ini tidak dapat diwujudkan sejauh ini dalam diri orang-orang yang tidak memiliki kesadaran. Namun, dapat diwujudkan dalam diri mereka yang masih merindukan kedatangan-Nya. Yang Mahakuasa memiliki belas kasihan untuk orang-orang yang sangat menderita ini. Sementara itu, Ia muak dengan orang-orang yang tidak memiliki kesadaran ini karena Ia terlalu lama menunggu jawaban dari manusia. Ia ingin mencari, mencari hati dan jiwa engkau. Ia ingin membawakan makanan dan air untuk engkau, dan membangunkan engkau agar engkau tidak haus lagi, tidak lapar lagi. Ketika engkau letih dan ketika engkau mulai merasakan kehampaan dunia ini, jangan bingung, jangan menangis. Tuhan Yang Mahakuasa, Sang Penjaga, akan menyambut kedatangan engkau kapan pun."
Film Rohani Kristen | SUNGGUH SUARA YANG INDAH | Roh Kudus Berbicara Kepada Gereja-gereja - Trailer Dubbing
Dong Jingxin adalah seorang pengkhotbah di sebuah gereja rumah di Tiongkok. Dia percaya kepada Tuhan selama tiga puluh tahun, dan mencintai kebenaran; dia sering membaca firman Tuhan dan dikuatkan oleh firman tersebut. Dia mencurahkan hidupnya bagi Tuhan dengan antusias. Karena pekerjaan pengabaran injilnya, dia ditangkap oleh polisi dari pemerintah Komunis Tiongkok dan dikirim ke penjara dimana dia mengalami kekejaman dan siksaan. Firman Tuhanlah yang membimbingnya melewati tujuh tahun kehidupan di penjara yang tidak manusiawi. Setelah keluar, rekan kerjanya, Chenguang, datang untuk menjenguknya dan membacakan kepadanya perkataan Tuhan Yang Mahakuasa, memberikan kesaksian bahwa Tuhan telah muncul dan bekerja di akhir zaman. Chenguang juga memberinya salinan Firman Menampakkan Diri dalam Rupa ManusiaSetelah membaca sedikit kata-kata Tuhan Yang Mahakuasa, Dong Jingxin merasa perkataan tersebut berwibawa dan bahwa semua itu datang dari Tuhan. Hatinya menjadi rindu untuk mencari. Dong Jingxin dan suaminya dengan rakus melahap kata-kata Tuhan Yang Mahakuasa dan menemukan bahwa semua itu adalah kebenaran, dan bahwa perkataan itu adalah suara Tuhan. Mereka yakin bahwa Tuhan Yang Mahakuasa sesungguhnya adalah kembalinya Tuhan Yesus yang telah mereka nantikan selama bertahun-tahun! Saat mereka berdua dibanjiri sukacita menyambut kembalinya Tuhan, kepala polisi memberi mereka kunjungan untuk memperingatkan mereka agar tidak menghadiri pertemuan atau melakukan khotbah apa pun. Dia memperingatkan mereka bahwa mereka terutama harus melaporkan siapa saja yang mengkhotbahkan tentang Eastern Lightning, sehingga menimbulkan kecemasan dalam diri Dong Jingxin. Kemudian, setelah pendeta mereka mengetahui bahwa Dong Jingxin memimpin saudara-saudari untuk melihat pekerjaan Tuhan di akhir zaman, dia juga ikut campur dan menghalangi mereka. Dihadapkan dengan kebingungan dan gangguan dari kekuatan Iblis, Dong Jingxin dapat melihat dengan jelas wajah asli para pendeta dan para penatua kalangan agama melalui doa, pencarian, dan persekutuan. Dia tidak mundur, tetapi terus memimpin saudara-saudarinya seiman untuk menyelidiki jalan yang benar, dan dia mengundang orang-orang dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa untuk memberikan persekutuan dan menjadi saksi atas pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman. Pada akhirnya, semua orang mengakui bahwa kata-kata yang diucapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa benar-benar adalah suara Tuhan, dan bahwa Dia adalah penampakan Tuhan. Semua orang sangat terharu: Alangkah indahnya kata-kata dari Tuhan Yang Mahakuasa!
Fu Jinhua adalah seorang penatua di sebuah gereja rumah di Tiongkok. Sudah bertahun-tahun ia percaya kepada Tuhan dan selalu berpikir bahwa Alkitab itu diinspirasi oleh Tuhan, bahwa semua perkataan dalam Alkitab adalah firman Tuhan, dia hanya perlu percaya kepada Tuhan dan menaati Alkitab, dan ketika Tuhan turun di atas awan ia akan diangkat ke dalam kerajaan surga. Namun, rekan sekerjanya menanamkan benih keraguan. Empat bulan darah telah muncul dan nubuatan-nubuatan tentang kedatangan Tuhan telah digenapi. Ini merupakan pemikiran bahwa Tuhan telah datang kembali, jadi mengapa kita tidak menyambut-Nya ketika Dia turun di atas awan? ... Setelah merenungkannya, Fu Jinhua memutuskan untuk mencari dan menyelidiki pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman. Melalui persekutuan dan perdebatan dengan saksi-saksi dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, Fu Jinhua akhirnya dengan jelas melihat jalan untuk memasuki kerajaan surga dan melepaskan diri dari ""mantra"" yang selama bertahun-tahun ini telah mengungkungnya. Ia menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, ia dibawa ke hadapan takhta Tuhan, dan menghadiri pesta pernikahan Anak Domba.
Film Rohani Kristen | "MISTERI KETUHANAN" | Tuhan Menampakkan Diri Dalam Rupa Manusia - Edisi Dubbing
nLin Bo'en adalah seorang penatua di sebuah gereja rumah di Tiongkok. Bertahun-tahun jadi orang percaya, dia merasa terhormat menderita untuk Tuhan, dan menghargai pengetahuan serta pencapaian Tuhan Yesus Kristus di atas hal apa pun di dunia. Di suatu hari yang naas, dia keluar untuk berkhotbah dan mendengar berita mengejutkan: Tuhan Yesus telah kembali dalam rupa manusia, dan Dia adalah Kristus di akhir zaman—Tuhan Yang Mahakuasa! Lin Bo'en bingung. Ketika Tuhan kembali, Dia seharusnya turun dengan awan, mengapa Dia berinkarnasi dan melakukan pekerjaan-Nya secara rahasia? Misteri apa yang tersembunyi di balik inkarnasi Tuhan? Jika Tuhan sungguh telah kembali, kenapa kita belum diangkat? ... Terjadi perdebatan sengit antara Lin Bo'en dan rekan kerjanya serta pengkhotbah dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa ... Akankah mereka dapat memahami bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang datang kembali, penampakan Tuhan dalam rupa manusia?
Bacaan Firman Tuhan Yang Mahakuasa "Pandangan yang Harus Dimiliki Orang Percaya"
Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Di masa lampau, banyak orang mengejar dengan dorongan ambisi dan gagasan manusiawi dan demi memenuhi harapan manusiawi. Hal-hal ini tidak akan dibahas sekarang. Kuncinya adalah menemukan langkah praktis yang akan memampukan setiap orang dari antaramu untuk mempertahankan kondisi yang normal di hadapan Tuhan dan untuk secara perlahan terbebas dari belenggu pengaruh Iblis, sehingga engkau dapat didapatkan oleh Tuhan, dan hidup di bumi seturut dengan apa yang dikehendaki Tuhan darimu."
dari "Pandangan yang Harus Dimiliki Orang Percaya"
Fu Jinhua adalah seorang penatua di sebuah gereja rumah di Tiongkok. Sudah bertahun-tahun ia percaya kepada Tuhan dan selalu berpikir bahwa Alkitab itu diinspirasi oleh Tuhan, bahwa semua perkataan dalam Alkitab adalah firman Tuhan, dia hanya perlu percaya kepada Tuhan dan menaati Alkitab, dan ketika Tuhan turun di atas awan ia akan diangkat ke dalam kerajaan surga. Namun, rekan sekerjanya menanamkan benih keraguan. Empat bulan darah telah muncul dan nubuatan-nubuatan tentang kedatangan Tuhan telah digenapi. Ini merupakan pemikiran bahwa Tuhan telah datang kembali, jadi mengapa kita tidak menyambut-Nya ketika Dia turun di atas awan? ... Setelah merenungkannya, Fu Jinhua memutuskan untuk mencari dan menyelidiki pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman. Melalui persekutuan dan perdebatan dengan saksi-saksi dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, Fu Jinhua akhirnya dengan jelas melihat jalan untuk memasuki kerajaan surga dan melepaskan diri dari ""mantra"" yang selama bertahun-tahun ini telah mengungkungnya. Ia menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, ia dibawa ke hadapan takhta Tuhan, dan menghadiri pesta pernikahan Anak Domba.
Tuhan Yang Mahakuasa berkata, "Kali ini, Tuhan melakukan pekerjaan bukan dalam tubuh rohani, tapi dalam tubuh yang sangat biasa. Tubuh itu bukan saja inkarnasi Tuhan yang kedua, tetapi juga tubuh yang dipakai Tuhan saat Ia datang kembali. Tubuh ini daging yang sangat biasa. Pada diri-Nya, tidak ada yang berbeda dari tubuh lainnya, tetapi dari diri-Nya, engkau dapat menerima kebenaran yang belum pernah engkau dengar sebelumnya. Daging yang tak berarti ini merupakan perwujudan seluruh firman kebenaran dari Tuhan, yang melangsungkan pekerjaan Tuhan di akhir zaman, dan merupakan perungkapan keseluruhan watak Tuhan untuk dapat dikenal manusia. Tidakkah engkau sangat rindu melihat Tuhan di dalam surga? Tidakkah engkau sangat rindu memahami Tuhan di dalam surga? Tidakkah engkau sangat rindu melihat tempat tujuan umat manusia? Ia akan membukakan seluruh rahasia yang tak bisa diberitahukan oleh siapa pun juga kepadamu, dan Ia bahkan akan membukakan kebenaran-kebenaran yang tidak engkau pahami. Ia adalah pintu gerbangmu untuk bisa masuk ke dalam kerajaan, dan pemandumu untuk memasuki zaman yang baru. "
Film Rohani | SIAPA YANG MENYALIBKAN TUHAN KEMBALI? | Orang Farisi Muncul Kembali Di Akhir Zaman
Gu Shoucheng adalah seorang pendeta di gereja rumah di Tiongkok. Dia telah bertahun-tahun percaya kepada Tuhan dan telah melayani secara konsisten lewat khotbahnya, serta telah memberitakan Injil di merata-rata tempat. Dia ditangkap serta dipenjara karena memberitakan Injil, dan dihukum selama 12 tahun. Setelah keluar dari penjara, Gu Shoucheng kembali bekerja di gereja. Namun, ketika Injil Tuhan Yang Mahakuasa sampai ke gereja Gu Shoucheng, dia sama sekali tidak mencari atau menyelidikinya, melainkan bersikeras mengandalkan gagasan dan konsepsinya sendiri untuk mengutuk pekerjaan Tuhan di akhir zaman, dan dia melakukan segala yang dia bisa untuk menyebarkan gagasan dan kesalahan guna mengganggu dan menghalangi orang-orang percaya untuk menerima jalan kebenaran. Khususnya setelah Gu Shoucheng membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa sehingga dia mengetahui bahwa firman itu benar-benar memiliki otoritas serta kuasa, dan bahwa siapa pun yang mendengarnya akan diyakinkan, dan ia menjadi sangat takut bahwa siapa pun jemaat gereja yang membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa akan menjadi percaya kepada-Nya. Dia takut bahwa status dan penghasilannya akan berakhir. Karena itu, dia mendiskusikan hal ini dengan Penatua Wang Sen dan yang lainnya di gereja tersebut dan memutuskan untuk menipu orang-orang dengan desas-desus yang digunakan oleh pemerintah Komunis Tiongkok untuk menyerang dan menghukum Tuhan Yang Mahakuasa. Gu Shoucheng dan Wang Sen berusaha sedaya upaya mereka untuk menyegel gereja serta menghalangi orang-orang menerima jalan kebenaran, dan mereka bahkan bekerja sama dengan rezim PKT yang jahat untuk menangkap dan menganiaya orang-orang yang bersaksi bagi Tuhan Yang Mahakuasa. Tindakan mereka sangat menyinggung watak Tuhan dan Tuhan mengutuk tindakan tersebut. Ketika Wang Sen sedang dalam perjalanan untuk menangkap beberapa orang yang menyebarkan Injil Kerajaan, dia mengalami kecelakaan mobil dan tewas di tempat kejadian. Gu Shoucheng hidup dalam ketakutan dan keputusasaan, dan juga dihantui rasa panik. Dia sering berkata kepada dirinya sendiri: "Apakah kutukanku terhadap Tuhan Yang Mahakuasa menyalibkan Yesus kembali?"
Kesaksian Kristen Terbaru | Dokumenter Kronologis Penganiayaan Keagamaan di Tiongkok | Jalan Pengasingan yang Panjang(Edisi Dubbing)
Sejak berkuasa di daratan Tiongkok tahun 1949, Partai Komunis Tiongkok tidak henti-hentinya dalam penganiayaannya terhadap keyakinan beragama. Partai Komunis Tiongkok dengan semena-mena menangkap dan membunuh orang-orang Kristen, mengusir dan memperlakukan dengan kejam misionaris yang melayani di Tiongkok, penyitaan dan pemusnahan Alkitab tidak terhitung banyaknya, penyegelan dan penghancuran gedung-gedung gereja, dan dengan sia-sia berusaha memusnahkan semua gereja rumah. … Film dokumenter ini menceritakan kisah nyata seorang Kristen Tiongkok, Yang Jing'en, yang dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok. Sebelumnya, Yang Jing'en memiliki keluarga bahagia dan hidup yang nyaman, tapi setelah dia dan istrinya percaya kepada Tuhan dan mulai melaksanakan tugasnya, mereka diincar oleh PKT. Mereka terpaksa meninggalkan rumah dan lari. Selama 18 tahun, Yang Jing'en telah melintasi setengah wilayah Tiongkok. Akan tetapi, ke mana pun perginya, dia terus menderita penindasan dan sering menghadapi bahaya besar, dari satu krisis ke krisis berikutnya ...